Sabtu, 25 Agustus 2012

Di Balik Tirai Lapusa

Lapusa: "Keinginan dalam Malam"

Ini tentang seekor burung hantu yang baru belajar terbang. Dari sifat-sifat burung hantu, tentu jenis hewan ini hanya bisa melihat di malam hari. Namun, malam tetap saja berbahaya bagi seekor burung yang belum waktunya belajar terbang. Sehingga, ketika tiba di tanah, ia 'termakan'. Hikmah apa ya yang ada di dalam sajak ini?


Lapusa: "Dimana"

Ini tentang sebuah rumah tua yang dimasuki oleh seseorang. Rumah tua ini seolah berbicara. Ia memperkenalkan dirinya. Lalu ia ingin memberikan peringatan pada orang yang memasuki dirinya. Entahlah, mungkin ada rasa sayang dari rumah tua ini terhadap orang yang masuk itu. Di akhir kata, ia berkata, "Tapi mungkin juga kau takkan kemana-mana, Hingga mampu keluar dari...Ini...", tebaklah apa yang terjadi dalam kalimat ini.


Lapusa: "Tes Tes Tes"

Ini tentang sebuah benda yang sering dipakai dalam suatu agenda kegiatan manusia. Sangat penting dan berkaitan dengan mendapatkan perhatian semua orang. Namun, benda ini memberontak. Terhadap apa? Tebaklah sendiri. (n_n)

Tes Tes Tes

Tes...
Tes...
Tes...

Tidak!
Jauhkan itu dariku!

Tes...
Tes...
Tes...


Tidak!
Jangan tempelkan apa-apa padaku!

Tes...
Tes...
Tes...

Berisik!

Tes...
Tes...
Tes...

Ah tidak!
Matikan saja aku!!!
Tolong!!!

-Artemis YuukiStar-
24 Agustus 2012

"Dimana?"

Ini jiwaku,
Jika kau ingin tahu apa ini,

Ini diriku,
Jika kau ingin tahu siapa ini,

Rapuh bagai papan rumah yang berdiri ribuan tahun,
Ketika kau berpijak,
Maka perhatikanlah langkah kaki yang kau lakukan,
Mungkin kau akan jatuh,

Jurang di bawah terlampau tinggi tuk buatmu utuh nanti,
Tapi mungkin juga kau takkan kemana-mana,
Hingga mampu keluar dari...
Ini...

-Artemis YuukiStar-
24 Agustus 2012

Keinginan Dalam Malam

Aku ingin cepat mampu mengepakkan kedua sayapku,
Jadi aku lompat dari peraduanku meski takut,
Tanpa siapa-siapa yang tahu...

Bagai The Guardian Owl yang berani hadapi malam,
Karena memang malam adalah takdir untuknya,
Kepak kepak dan kepak meski takut...

Dan mata ini menangkap sesuatu di balik rerumputan tinggi,
Cepat cepat dan cepat dalam bayang-bayang kegelapan,

Kuhanya mampu mencari dengan nafas akan mati...

Well...
Keluarlah!
Siapa di sana?
Dalam kesunyian aku diterkam,
Mati...

-Artemis YuukiStar-
24 Agustus 2012