Tergeletak aku dalam kesunyian..
Bertepi-tepi, tapi tak menemukan tepi..
Kosong dalam arti ketiadaan..
Hilang tak berharapkan lagi hadir cahaya..
Biarlah nyawa terbang tanpa teman..
Biarlah lampu mati tak ternyalakan..
Dan bunuhlah aku bak singa kelaparan..
Aku telah lama mati..
Meski ragaku masih kau tatap..
Aku telah lama terkubur..
Meski tubuhku masih berkeliaran..
Liar-liar aku menangis..
Tapi tak lagi berharap..
Tak lagi mau memberi harap..
Tak lagi mau diberi harap..
Kau, hanya perlu hapuskanku..
Menghinakanku dari ingatanmu..
Maros, 24 September 2009
Bertepi-tepi, tapi tak menemukan tepi..
Kosong dalam arti ketiadaan..
Hilang tak berharapkan lagi hadir cahaya..
Biarlah nyawa terbang tanpa teman..
Biarlah lampu mati tak ternyalakan..
Dan bunuhlah aku bak singa kelaparan..
Aku telah lama mati..
Meski ragaku masih kau tatap..
Aku telah lama terkubur..
Meski tubuhku masih berkeliaran..
Liar-liar aku menangis..
Tapi tak lagi berharap..
Tak lagi mau memberi harap..
Tak lagi mau diberi harap..
Kau, hanya perlu hapuskanku..
Menghinakanku dari ingatanmu..
Maros, 24 September 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar